Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 16 Jul 2026 - 20:10:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Habib Aboe Dorong Depok Jadi Pusat Inovasi dan AI Bertaraf Internasional

tscom_news_photo_1784207402.jpg
Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, mendorong Pemerintah Kota Depok untuk memanfaatkan potensi sumber daya manusia yang dimiliki agar menjadi pusat inovasi, riset, ekonomi kreatif, ekonomi syariah, hingga pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bertaraf internasional. Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja BKSAP DPR RI ke Pemerintah Kota Depok.

Menurut Habib Aboe, diplomasi parlemen tidak lagi cukup hanya membangun hubungan antarnegara, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah.

"Diplomasi parlemen saat ini harus menghasilkan manfaat nyata bagi daerah. Karena itu, Kota Depok perlu didorong menjadi etalase kolaborasi internasional berbasis inovasi, riset, ekonomi kreatif, ekonomi syariah, dan transformasi digital," ujar Habib Aboe.

Ia menjelaskan, Depok memiliki modal yang sangat kuat untuk bersaing di tingkat internasional. Berdasarkan berbagai indikator pembangunan, kota ini memiliki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekitar 84,04, pertumbuhan ekonomi sekitar 5,50 persen, tingkat kemiskinan yang rendah, serta didominasi penduduk usia produktif.

"Dengan modal tersebut, Depok layak dipromosikan sebagai kota inovasi Indonesia di berbagai forum internasional," katanya.

Habib Aboe menilai kekuatan utama Kota Depok bukan terletak pada sumber daya alam, melainkan kualitas sumber daya manusianya. Kehadiran lebih dari 30 perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia, menjadi fondasi penting bagi pengembangan kota berbasis pengetahuan.

"Kekuatan terbesar Depok bukanlah sumber daya alam, melainkan sumber daya manusia. Dengan kualitas SDM yang tinggi dan IPM mencapai 84,04, Depok memiliki modal menjadi Knowledge City bertaraf internasional. Kami mendorong agar Depok tidak hanya dikenal sebagai kota tempat kampus berada, tetapi menjadi kota yang mengekspor inovasi, teknologi, dan talenta," tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Habib Aboe menyampaikan bahwa BKSAP DPR RI siap membuka akses kerja sama internasional bagi Kota Depok.

"BKSAP bisa membantu membuka jejaring riset dengan parlemen negara sahabat, memfasilitasi kolaborasi universitas dengan pusat riset luar negeri, serta mempertemukan pemerintah kota dengan donor internasional," ujarnya.

Lebih lanjut, Habib Aboe melihat Depok memiliki peluang besar menjadi pelopor penerapan kecerdasan buatan dalam tata kelola pemerintahan daerah. Menurutnya, pembahasan mengenai AI yang tengah dilakukan BKSAP dapat menjadi momentum bagi Depok untuk tampil sebagai daerah percontohan.

"BKSAP saat ini sedang membahas Panja Artificial Intelligence. Kami melihat Depok sebagai daerah yang paling siap menjadi pilot project. Misalnya untuk pengembangan AI dalam pelayanan publik, pengelolaan transportasi, maupun peningkatan layanan kesehatan masyarakat," jelasnya.

Ia menegaskan, BKSAP akan terus berperan sebagai penghubung antara pemerintah daerah dengan parlemen negara sahabat, organisasi internasional, serta berbagai mitra strategis agar potensi Kota Depok semakin dikenal di tingkat global.

"BKSAP siap menjadi jembatan komunikasi dengan parlemen negara sahabat, organisasi internasional, dan berbagai mitra strategis sehingga potensi Kota Depok semakin dikenal dunia," pungkas Habib Aboe.

tag: #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement