Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 14 Agu 2026 - 17:09:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Ikatan Doktor Ilmu Manajemen dan Universitas Pertahanan Bangun Kemitraan Strategis untuk Peningkatan SDM Unggul Nasional

tscom_news_photo_1786702155.jpg
(Sumber foto : Foto: Ist)

BOGOR (TEROPONGSENAYAN) - Ikatan Doktor Ilmu Manajemen (IKADIM) dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) membangun komitmen kemitraan strategis dalam rangka memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul nasional.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan jajaran pengurus IKADIM dengan Rektor Unhan RI Letjen (Purn) Dr. Anton Nugroho, M.A., M.MDS., di Kampus Universitas Pertahanan RI, Sentul, Kamis (13/8/2026). Rombongan IKADIM dipimpin langsung oleh Ketua Umum IKADIM Dr. Jazuli Juwaini, M.A., M.M.

Dalam sambutannya, Rektor Unhan RI Letjen (Purn) Dr. Anton Nugroho menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahim jajaran IKADIM. Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi langkah penting untuk membangun komunikasi yang lebih erat sekaligus membuka ruang kolaborasi antara Unhan RI dan IKADIM.

“Ini satu upaya untuk menjalin komunikasi sehingga terjalin kolaborasi antara Unhan dan IKADIM dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Anton.

Ia menambahkan, Unhan RI saat ini terus mengembangkan kualitas institusi menuju world class university, salah satunya melalui pengembangan world class curriculum. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kompetensi dan sumber daya unggul menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM.

Sementara itu, Ketua Umum IKADIM Dr. Jazuli Juwaini menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dari Rektor dan jajaran Unhan RI. Ia menjelaskan, IKADIM merupakan organisasi profesi doktor manajemen yang berdiri sejak 2019 dan saat ini memiliki lebih dari 3.000 anggota yang terdiri atas para doktor dan guru besar.

Menurut Dr. Jazuli, anggota IKADIM memiliki latar belakang profesi yang beragam, mulai dari akademisi, birokrat dan pemerintahan, profesional, hingga pelaku bisnis. Keragaman kompetensi tersebut merupakan sumber daya strategis yang dapat diberdayakan untuk mendukung berbagai agenda pembangunan nasional. “Resource ini bisa digunakan dan diberdayakan sesuai kompetensi,” katanya.

Dr. Jazuli juga merefleksikan tantangan daya saing Indonesia yang masih menghadapi ketertinggalan dibandingkan sejumlah negara tetangga. Menurutnya, meskipun secara personal banyak sumber daya manusia Indonesia yang memiliki kapasitas unggul, kekuatan tersebut perlu dihimpun dan dikolaborasikan agar memberikan dampak yang lebih besar bagi kemajuan bangsa.

Ia berharap pertemuan IKADIM dan Unhan RI tidak berhenti pada seremoni silaturahim, tetapi berkembang menjadi kerja sama yang berkesinambungan dan memberikan manfaat nyata. "IKADIM terpanggil untuk berkontribusi. Tiga ribu lebih doktor dan guru besar bukan jumlah yang kecil kalau bekerja secara kolaboratif,” tegas Dr. Jazuli.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran pengurus IKADIM dan Unhan RI juga mendiskusikan sejumlah peluang konkret kerja sama. Beberapa di antaranya meliputi riset bersama mengenai pengembangan generasi Z dan kepemimpinan, penyelenggaraan short course dengan melibatkan IKADIM baik sebagai narasumber maupun partisipan, serta peningkatan kompetensi dosen dalam pengembangan karier jabatan fungsional hingga jenjang guru besar.

IKADIM juga menawarkan kerja sama dalam pengembangan standar kompetensi level 8–9 di bidang kepemimpinan inovatif yang saat ini tengah menunggu proses pengesahan di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekosistem pengembangan SDM, pendidikan, penelitian, dan kepemimpinan nasional yang adaptif terhadap perubahan serta mampu meningkatkan daya saing Indonesia.

Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus IKADIM, antara lain Dr. Sri Puguh Budi Utami, M.Si. (Ketua Dewan Penasehat); Dr. Dingot Hamonangan Ismail, M.Si. (Wakil Ketua Umum Riset Publikasi); Dr. Indra Fahrizal, MBA (Wakil Ketua Umum Profesi Sertifikasi); Dr. Andi Nurpati, M.Pd. (Wakil Ketua Umum Kerja Sama Lembaga Pemerintah); Dr. Dominica Dini Afiat, MM (Wakil Ketua Umum Pengawasan); Dr. Danang Aziz Akbarona, MAP (Sekretaris Jenderal); Dr. Abdul Wahab Samad, MM (Ketua Harian); Assoc. Prof. Dr. Yuni Pratikno, MH, MM (Ketua Bidang Kerja Sama PT); serta Dr. Hermawan Syahrul, MM (Ketua Bidang Transformasi SDM Teknologi).

Sementara itu, Rektor Unhan RI didampingi Wakil Rektor I, Wakil Rektor IV, Kepala LPPN, Kepala LPMPP, Direktur Pascasarjana, Dekan FMP, dan jajaran terkait lainnya.

Pertemuan ini menjadi momentum awal untuk memperkuat sinergi antara IKADIM dan Unhan RI dalam menghadirkan berbagai program kolaboratif yang berorientasi pada peningkatan kualitas SDM dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

tag: #jazuli  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement