Berita
Oleh untung ss pada hari Kamis, 30 Jul 2015 - 10:43:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Calon Tunggal di Pilkada Bisa Bunuh Demokrasi

5bendera parpol 1.jpg
bendera parpol (Sumber foto : Indra Kusuma)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Partai politik hendaknya konsisten untuk tidak melegalkan calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah. Jika sampai calon tunggal dilegalkan, akan membunuh sendi-sendi demokrasi.

"Eksesnya terlalu banyak jika sampai calon tunggal ini dilegalkan. Jadi jangan ada upaya-upaya parpol melegalkan calon tunggal," kata Budiyatna pengamat politik dari Universitas Indonesia, Kamis (30/7/2015).

Menurut Budiyatnya, bisa dibayangkan bila calon tunggal dilegalkan, suatu saat akan ada calon yang kuat modalnya, lalu membayar pasangan calon pesaingnya agar mundur.

"Kalau sudah begitu gak perlu ada pilkada, calon mundur, semua selesai. Tapi ini tidak sehat dan membunuh demokrasi," tandasnya.(ss)

tag: #pilkada  #satu calon  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...