Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Minggu, 02 Agu 2015 - 20:00:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Mensos: Legalitas BPJS, Kesepakatan Antara DPR dan Pemerintah

50khofifah.jpg
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (Sumber foto : Istimewa)

SURABAYA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa enggan untuk mengomentari fatwa haram oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Menurutnya, perlindungan sosial merupakan persoalan negara untuk membelanjakan anggaran negara untuk kesejahteraan rakyatnya.‎

“Mari kita lihat legalitas produknya. Saya tidak mengomentasi isu yang berkembang sekarang. Tapi yang jelas BPJS merupakan sebuah lembaga yang terlahir dari kesepekatan antara DPR dan pemerintah,” kata Khofifah dalam keterangannya kepada TeropongSenayan di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (2/8/2015).

Tekait fatwa, bukan soal berlaku atau tidak. Namun ada regulasi yang tertuang dalam undang-undang dan menjadi referensi yang hukumnya jelas dan didukung dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Bisa diadakan diskusi dengan menghadirkan Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, lembaga dan organisasi massa (ormas) keagamaan, perguruan tinggi terkait penyelenggaraan BPJS agar ada masukan yang komprehensif,” ungkapnya.‎ (mnx)

tag: #Muktamar NU 2015  #BPJS  #fatwa MUI  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...
Berita

Andina Thresia Narang Dorong Pemuda Jadi Pencipta Inovasi Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang mendorong pemuda menjadi pencipta inovasi digital. Ia menilai generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara ...