Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Sabtu, 08 Agu 2015 - 06:38:27 WIB
Bagikan Berita ini :

Jokowi Diyakini Tak Ngotot Minta Pasal Penghinaan Dihidupkan Lagi

97jokowi_joko.jpg
Presiden Joko Widodo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan aktivis ITB Bandung yang pernah menjadi korban 'pasal karet' M Jumur Hidayat yakin Presiden Jokowi tidak ngotot agar pasal penghinaan terhadap presiden dihidupkan kembali.

"Saya yakin Jokowi nggak ngotot minta pasal itu dihidupkan kembali," kata Jumhur kepada TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (7/8/2015) malam.

Keyakinan Jumhur didasarkan pada pernyataan Jokowi yang mengaku sudah terbiasa menghadapi kritik, cemoohan dan hinaan. Selain itu, tambah Jumhur, Jokowi juga menegaskan bahwa pasal penghinaan terhadap presiden itu juga untuk melindungi pihak-pihak yang melakukan kritik.

"Karena itu DPR harus menolak revisi KUHP dan KUHAP khususnya yang berkaitan dengan penghinaan terhadap presiden," papar Jumhur.

Sebagai aktivis yang pernah mengalami dipenjara akibat sikap kritisnya pada pemerintahan Orde Baru pada 1990-an, Jumhur menyatakan menolak keras pasal penghinaan. Jumhur menilai, jika pasal penghinaan itu dihidupkan kembali akan banyak aktivis kritis dan buruh yang ditangkap mengingat keadaan sosial-ekonomi saat ini mengharuskan mereka untuk mengkritik pemerintah.

Daripada habis energi untuk menghidupkan pasal yang sudah dibatalkan oleh MK tersebut, Jumhur minta Jokowi fokus pada agenda-agenda penting memerbaiki kehidupan sosial-ekonomi.

"Justru itu PR yang harus diselesaikan," pungkas Jumhur. (mnx)

tag: #pasal penghinaan presiden  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...