Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Senin, 28 Sep 2015 - 19:52:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Fadli Zon: Pemerintah Fokus Saja Soal Ekonomi Ketimbang Kasus HAM

71HAM.jpg
Kerusuhan tahun 1998 (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Di tengah situasi ekonomi yang semakin terpuruk, muncul wacana pemerintah akan membahas kembali rekonsiliasi kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Menanggapi wacana ini, Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta agar pemerintah lebih memfokuskan diri pada penanganan ekonomi yang terus merosot.

"Negara sedang darurat ekonomi, akibat situasi ekonomi yang semakin memburuk. Pemerintah jangan gagal fokus dan lari dari kenyataan," kata Fadli dalam pernyataan pers yang diterima TeropongSenayan, Senin (28/9/2015).

Fadli menambahkan, saat ini nilai tukar rupiah terus melemah. Pertumbuhan ekonomi di bawah 5 persen, jauh dari janji Jokowi yang katanya 7 persen. Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) juga terjadi di mana-mana, yang berakibat pada meningkatnya jumlah pengangguran hingga menjadi 7,4 juta jiwa.

"Fakta ini jauh dari janji Jokowi yang katanya akan membuka 15 juta lapangan kerja baru," urainya.(yn)

tag: #kasus ham  #krisis ekonomi  #fadli zon  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...