Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 06 Okt 2015 - 22:17:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Perguruan Tinggi Dalam Status Nonaktif Tak Berarti Izinnya Dicabut

5aktivitas-kampus.jpg
Ilustrasi Aktivitas Belajar Mengajar di Kampus (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Jenderal Kelembagaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Patdono Suwignjo menyatakan, status nonaktif yaang diberikan kepada 243 perguruan tinggi berbeda dengan status pencabutan izin.

Menurutnya, status nonaktif bukan berarti izin operasional mereka otomatis dicabut.

"Perguruan tinggi dalam status nonaktif tidak berarti izinnya dicabut," kata Dono di kantor Ditjen Dikti, Senayan, Jakarta, Selasa (6/10/2015).

Namun, kata Dono, setelah kampus dinonaktifkan ada beberapa hal yang tidak bisa dilakukan atau didapatkan oleh kampus terkait.

Kampus yang dinonaktifkan, lanjut dia, tidak bisa lagi memberikan pengusulan akreditasi ke Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dan tidak bisa mengajukan penambahan program studi baru ke Kemenristek Dikti.

"Termasuk proses pengajuan sertifikasi dosen juga tidak bisa dilayani, pemberian hibah dihentikan, dan juga penyetopan pemberian beasiswa kepada mahasiswa di kampus tersebut," ujar Dono.

Meski begitu, lanjut Dono, kampus tetap bisa mengadakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa sambil menunggu perbaikan-perbaikan oleh pihak kampus.

"Kita tidak melarang melakukan kuliah, kemudian melaksanakan wisuda juga tidak, namun yang menjadi kendala, kan ijazahnya tidak layak atau civil effect dan juga kalau ada konflik perpecahan kita sarankan tidak melakukan wisuda dulu," pesan Dono. (mnx)

tag: #kampus ilegal  #kampus abal-abal  #kemenristek dikti  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...