Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 08 Okt 2015 - 16:44:54 WIB
Bagikan Berita ini :

HIPMI Minta Pemerintah Segera Cairkan Dana APBN

93apbn.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pemeritah harus segera mencairkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2015 guna membantu para pelaku usaha lokal di tanah air.

Itu yang menjadi permintaan Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Anggawira.

"Di sisi lain APBN kita penyerapannya masih cukup rendah, ini yang terpenting bagaimana pemerintah pusat dan daerah mampu mendorong pencairan dana APBN. Itu salah satu cara yang sangat efektif menurut kami untuk menggerakkan industri lokal," kata Anggara di HIPMI Center, Menara Bidakara 2, Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Anggara melihat paket kibijakan ekonomi jilid III juga belum bisa dirasakan dalam jangka waktu pendek.

"Tapi untuk jangka panjangya untuk membantu perekonomian kita jauh lebih baik lagi," terangnya.

Dirinya menyadari pada satu sisi paket kebijakan ekonomi ini memang cukup baik untuk perekonomian tanah air. Tapi tetap belum bisa dirasakan para pengusaha dalam jangka pendek.

"Lihat daya beli masyarakat masih cukup rendah nah ini yang menjadi faktor utama karena di sisi-sisi lain penyerapan APBN yang cukup rendah yang rata-rata masih di bawah 90%," tegas dia.(yn)

tag: #hipmi  #dana apbn  #apbn  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 30 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan sesaat, khususnya melalui kebijakan ...
Berita

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setiap pukul tiga dini hari, ketika sebagian besar anak seusianya masih terlelap, Jeni Adilasari sudah terbiasa terjaga. Di sebuah rumah sederhana di Bojonegoro, sejak ...