Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 10 Okt 2015 - 14:53:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Rupiah Menguat, Fraksi Nasdem: Jangan Bahagia Dulu

79rupiah-kuat.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

TANGERANG (TEROPONGSENAYAN) - Meski saat ini rupiah menguat terhadap mata uang dolar, tetapi pemerintah jangan terlalu bahagia karena perekonomian dunia masih fluktuatif.

"Jangan terburu-buru bahagia karena fluktuasi kan faktornya banyak dalam negeri dan luar negeri. Up and down-nya kita tunggu dulu sampai menjelang akhir tahun," ujar Ketua Fraksi Partai Nasdem di MPR RI, Bachtiar Aly di Tangerang, Jumat (9/10/2015).

Meski demikian, ia mengapresiasi sejumlah langkah pemerintah seperti menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) agar keadaan ekonomi Indonesia lebih stabil

"Itu sebagai upaya-upaya pemerintah untuk menstabilkan ekonomi," ungkapnya

Seperti diketahui stelah kemarin sempat mengendor, rupiah pada Jumat (9/10/2015) langsung melompat pada awal perdagangan di pasar spot hingga ke kisaran level 13.400.

Data Bloomberg menunjukkan, pukul 08.20 WIB, mata uang garuda melonjak ke posisi 13.450 per dollar AS, naik 292 poin dibanding penutupan kemarin pada posisi 13.887.(yn)

tag: #rupiah  #dolar  #rupiah anjlok  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

DPD Hanura DIY Resmi Dilantik, Siap Kibarkan "Bendera Singa" ke Seluruh Daerah

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 15 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Partai Hanura melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Provinsi Dearah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026-2031 di ...
Berita

Ferry Juan SH: OTT HGB Bogor Tambah Luka Partai Golkar, Saatnya Koreksi Kepemimpinan dan Kembali ke Khittah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor kembali mengguncang perhatian ...