Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Minggu, 11 Okt 2015 - 14:41:44 WIB
Bagikan Berita ini :

Jokowi Dituding Tidak Tegas Soal Revisi UU KPK

57kpk-gedung.jpg
Gedung KPK (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Rohaniawan Romo Benny Susetyo mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus tegas menarik dan menyatakan sikap tak setuju dengan revisi undang-undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), bila ingin mewujudkan Nawacita dan revolusi mental.

Jangan sampai, lanjut Benny, revisi UU KPK ini dijadikan ajang drama dan panggung perdebatan yang tak perlu. Padahal sudah sangat jelas kalau korupsi adalah penghambat bangsa ini maju dan berkembang ke depan.

"Kalo orang memiliki moralitas publik, maka harus menjalankan kehendak publik agar terwujud pemerintahan yang bersih dan transparan," kata Romo Benny di Kantor ICW, Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Minggu (11/10/2015).

Romo Benny pun mendesak Jokowi bisa sadar kalau saat ini banyak problem ekonomi yang dihadapi bangsa ini. Pasalnya, kisruh revisi UU KPK ini secara tidak langsung bisa menjauhkan pasar dan investor.

"Maka sebaiknya fokus selesaikan problem ekonomi kita. Mungkin ada yang harus dibenahi di dalam KPK, tapi bukan merevisi kewenangan KPK," tegasnya. (mnx)

tag: #revisi UU KPK  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...