Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 15 Okt 2015 - 10:57:29 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Jadikan APBN 2016 Pengalih Pembahasan Revisi UU KPK

78kpk-gedung.jpg
Gedung KPK (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua DPR Setya Novanto mengatakan, revisi Undang-undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih perlu disempurnakan. Ini mengingat ada beberapa poin di dalam RUU tersebut yang dianggap melemahkan.

Jadi, dalam hal ini DPR dengan pemerintah telah sepakat RUU KPK ditunda dan tidak dimasukan dalam Prolegnas 2015.

"Itu sesuai kita bicarakan dengan Presiden dan juga pimpinan DPR. Intinya Presiden dan juga DPR ingin adanya penyempurnaan hal-hal yang tidak memberikan suatu kelemahan, tapi penguatan terhadap KPK," kata Setya di gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Kamis (15/10/2015).

Selain itu, Setya Novanto juga mengungkapkan kalau salah satu poin penguatan RUU KPK yang diinginkan oleh DPR yakni KPK bisa bersinergi dengan kepolisian dan kejaksaan dalam memberantas korupsi.

"Revisi UU KPK ini memang waktunya tidak tepat. Lebih baik fokus pada APBN 2016," tukasnya. (mnx)

tag: #revisi UU KPK  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...