Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Minggu, 11 Okt 2015 - 17:05:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Terkait Isu Strategis, Jokowi Dianggap Kalah Dominan Dibanding Tiga Menterinya Ini

84jokowi_sedih.jpg
Presiden RI Joko Widodo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW Donal Fariz menilai, kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu lamban dalam menanggapi isu-isu strategis seperti revisi undang-undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini terbukti dimana Menkumham Yasonna Laoly, Menko Polhukam Luhut Panjaitan, dan Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani lebih dominan dalam mengambil sikap.

"Presiden belum memiliki sikap yang jelas, justru didahului Puan, Yasonna, dan Luhut. Kita belum menagih janji kampanye, baru meminta untuk mempertahankan KPK," kata Donal di kantor ICW, Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Minggu (11/10/2015).

Jadi jangan heran, ujar Donal, kalau pemerintah dituding biang kegaduhan situasi yang ada sekarang soal revisi UU KPK. Sebab, saat ini masyarakat sudah pintar dalam melihat politik.

"Lambannya respon pemerintah juga menyebabkan kegaduhan," tandasnya. (mnx)

tag: #revisi UU KPK  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...