Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 14 Okt 2015 - 09:09:31 WIB
Bagikan Berita ini :

DPD Bakal Bikin Draf Revisi UU KPK Tandingan

83KPK-indra.jpg
Kantor KPK (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Rencana revisi undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) yang menimbulkan polemik membuat DPD RI tidak tinggal diam.

Anggota DPD RI dari Aceh Fachrul Razi mengatakan, pihaknya akan menginisiasi untuk membuat draf revisi UU KPK tandingan, lantaran draf yang ada saat ini cenderung melemahkan lembaga antikorupsi tersebut.

"Sebagai anggota DPD RI, kami akan menginisiasi draf RUU KPK tandingan versi DPD RI yang tidak akan memangkas kewenangan KPK," ujar Fachrul saat dihubungi TeropongSenayan, Rabu (14/10/2015).

Dia mengingatkan kepada semua pihak agar tidak sekali-kali berupaya melemahkan lembaga KPK dengan cara apapun.

"Menuntut DPR untuk segera membatalkan rencana revisi UU KPK dan DPR lebih baik memfokuskan diri untuk segera mempersiapkan revisi UU KUHAP karena hal tersebut lebih substansi untuk kepentingan hukum di Indonesia," tandasnya.

Berdasarkan catatan KPK, sebut dia, selama 11 tahun terakhir sudah ada 64 kasus korupsi yang melibatkan para kepala daerah di Indonesia

"Dari 64 kasus tadi, sebanyak 51 kasus sudah diputuskan pengadilan," ungkap Fachrul.(yn)

tag: #draf uu kpk  #uu kpk  #dpd  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Eksklusif: 14 Poin Draf MoU Iran-AS Bocor, Babak Baru Geopolitik Timur Tengah?

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Sabtu, 13 Jun 2026
TEHERAN, TEROPONGSENAYAN.COM– Sebuah babak baru dalam konfrontasi panjang antara Iran dan Amerika Serikat tampaknya mulai menemui titik terang. Sebuah sumber yang dekat dengan tim negosiasi ...
Berita

Ketua Komisi XII DPR Akan Cek Pasokan Listrik PLN Untuk Data Center

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Komisi XII DPR, Bambang Patijaya, mengaku akan mengecek dan mendalami soal regulasi terkait kapasitas listrik dan air yang dipakai data center di Indonesia. Bambang ...