Berita
Oleh Ilyas pada hari Jumat, 30 Okt 2015 - 15:22:19 WIB
Bagikan Berita ini :

Anggap Belum Layak, Kaum Buruh DKI Tolak UMP Rp3,1 Juta/ Bulan

41demo-buruh-indra.jpg
Demo Buruh (Sumber foto : Indra/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kaumburuh di DKI Jakarta menolak Upah Minimum Provinsi (UMP) Rp3,1 juta per bulan yang sudah ditetapkan hari Jumat (30/10/2015). Alasannyakarena upah tersebut tidak sesuai Kebutuhan Hidup Layak (KHL) mereka.

"Upah tersebut itu salah satu masukan dari PP Nomor 78/2015 tentang Pengupahan. Kalau tidak diarahkan dengan KHL itu kami akan tetap menolak karena tidak sesuai dengan yang kami harapkan," kata anggota Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (FSP Farkes), Yanti, saat melakukan demonstrasi dengan buruh lainnya, di kawasan Monas, Jumat (30/10/2015) siang.

Yanti mengatakan bahwa jika Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tentang Pengupahan tetap dilaksanakan, maka buruh akan sengsara dan menganggap pemerintah tidak bisa menjamin jika kebutuhan buruh akan tertekan.

Menurut dia, biasanya sistem upah minimum tetap stabil, tetapi saat ini sistem tersebut dianggap berubah.

"Pemerintah tidak melihat kebutuhan buruh, mereka hanya melihat pertumbuhan ekonomi, jadi kita anggap menyimpang, oleh karena itu kita menolak," ujar Yanti.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI, Priyono mengatakan, angka Rp3,1 juta/bulan itu berdasarkan inflasi nasional, ditambah pertumbuhan ekonomi daerah, dikalikan dengan UMP tahun berjalan, dan hasilnya ditambah dengan UMP tahun berjalan.

Anggota Dewan Pengupahan DKI Jakarta perwakilan pengusaha, Sarman Simanjorang, seperti dilaporkan Antara,juga menuturkan penetapan usulan UMP tahun 2017 dan seterusnya akan menggunakan UMP tahun berjalan, bukan KHL sebagai dasar perhitungan UMP di tahun selanjutnya sesuai PP Pengupahan.

Meskipun demikian, seluruh federasi buruh se-Jabodetabek tetap menolak dengan keputusan pemerintah dan berkumpul di depan Monas sesuai intruksi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Purnama. (iy)

tag: #buruh  #demo-buruh  #dki-jakarta  #upah-minimum  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...