Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 12 Nov 2015 - 08:46:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Anggota F-Nasdem Tak Percaya Jokowi Pakai Jasa Lobi

45donny-nasdem2.jpg
Donny Priambodo (Sumber foto : Dok/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Nasdem Donny Priambodo menanggapi isu yang menyebut pemerintah RI menggunakan jasa lobi terkait pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Barack Obama.

Menurut Donny, pada dasarnya penggunaan kata lobi itu sudah menjadi rahasia umum dalam proses tawar atau bargaining diplomasi.

“Kan sebetulnya lobi ini sejauh mana kita dapat mempengaruhi, apa yang bisa kita tawar. Begitu juga sebaliknya, apa pula yang bisa mereka tawarkan sehingga pada akhirnya terjadi bargaining. Jadi kata lobi itu bukanlah konotasi yang jelek,” papar Donny di sela aktivitas resesnya, Selasa (10/11).

Ia melanjutkan, semua aktivitas bisnis juga memerlukan proses lobi. Dia mencontohkan kasus penjualan alustista militer, di mana negara atau pihak swasta yang menjual akan melobi sasaran market agar produk tersebut dapat diterima.

“Saya mau jual alat persenjataan militer tentu pesaingnnya banyak, maka perlu kita lobi ke mereka. Artinya semacam approaching (pendekatan – red) ke mereka, dengan menyebutkan kelebihan serta keunggulan produk tersebut, hingga akhirnya mereka itu mau membeli. Seperti itu,” urai Donny.

Donny tak percaya pemerintah Indonesia menggunakan jasa lobi untuk bertemu Presiden Obama.

“Kalau sebuah negara seperti Indonesia yang secara hubungan dengan Amerika Serikat cukup baik, maka kalau ada pemberitaan menyewa jasa lobi untuk pertemuan bilateral kedua presiden tersebut, ini patut dipertanyakan. Karena apa? Padahal kita punya KBRI, kita punya diplomat ulung lah, kenapa harus sewa perusahaan lobi?” ungkap legislator dari Dapil Jawa Tengah III.

Terlepas berbagai kontroversi itu, Donny berharap kisruh pemberitaan terkait jasa pelobi dalam kunjungan Presiden tidak perlu diperuncing, apalagi dipolitisir.

“Saya rasa pak Luhut (Panjaitan, Menkopolhukam) dan Kemenlu sudah mengklarifikasinya, berpikir positif saja. Tidak mungkinlah, Presiden Jokowi selaku kepala negara membawa kepentingan di luar kebijakan nasional Indonesia ke sana,” pungkas Donny.(yn)

tag: #jokowi  #jokowi-bertemu-obama  #jokowi-pakai-jasa-broker  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kemampuan Dosen

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dorong pengembangan kemampuan dosen untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, dan memperkuat ...
Berita

Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama ...