Berita
Oleh Aris Eko pada hari Minggu, 02 Nov 2014 - 20:12:20 WIB
Bagikan Berita ini :

Inilah Empat Fakta Penyebab Sidang DPR Tandingan Gagal

90Sidang Tandingan 001.jpg
sidang paripurna tandingan (Sumber foto : Teropong Senayan/Eko S Hilman)

JAKARTA--Sidang Paripurna DPR Tandingan yang digelar anggota DPR Koalisi Indonesia Hebat (KIH) Jumat (31/10/2014) tak berjalan mulus. TeropongSenayan mencatat ada empat fakta penting penyebab kegagalan itu.

1. Sekretariat Jenderal DPR tidak menerima surat permohonan KIH untuk menggunakan ruang Nusantara II, tempat menggelar Sidang Paripurna DPR. Meski KIH sudah menyampaikan rencana Sidang itu sore hari sebelumnya namun surat resmi pemanfaatan fasilitas ruangan tidak ada di Sekjen DPR.

2.Ruang Nusantara II Terkunci. Ini bisa jadi yang memukul semangat anggota DPR yang tergabung dalam KIH melaksanakan Sidang Paripurna DPR Tandingan. Setidaknya, setelah menemui kenyataan ruang untuk sidang terkunci sebagian mereka emosi dan marah. Bahkan Trimedya Panjahitan, Politisi PDPI menuntut Sekretaris Jenderal DPR diganti karena dinilai biang kerok terkuncinya ruang Nusantara II.

3. Pramono Anung Wibowo tak hadir. Ketidakhadiran Pramono menjadi faktor penting yang membuat sidang ini tidak memiliki tokoh kuat. Sebab, Pramono, sehari sebelumnya telah ditetapkan secara aklamasi Fraksi-Fraksi yang tergabung dalam KIH sebagai Ketua DPR Tandingan. Namun, mantan Wakil Ketua DPR RI 2009-2014 ini tidak hadir. Khabarnya justru sedang bertemu Wapres Jusuf Kalla.

4. Tidak ada dukungan petugas persidangan Sekjen DPR. Sejak dibuka hingga diskors, sidang yang dipimpin Ida Fauziah ini tak ada petugas persidangan. Sehingga terkesan tidak jelas dan tidak konsisten menjalankan agenda. Mungkin karena dilakukan secara mendadak dan terburu-buru serta diliputi suasana pertentangan politis, penyelenggaraan Sidang Paripurna DPR Tandingan dilakukan 'asal jadi'.(ris)

tag: #DPR Tandingan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...