Berita
Oleh Agus Eko Cahyono pada hari Selasa, 16 Des 2014 - 10:11:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Hendrawan : Jangan Berhalusinasi, Sonangol Masih Wacana

55Hendrawan Supratikno 002.jpg
Hendrawan Supratikno (Sumber foto : Mulkan Salmun)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Usulan pembentukan Panja Sonangol dicegah oleh kubu pemerintah. Karena itu dianggap terlalu kecil. "Saya minta jangan berhalusinasi, karena Sonangol itu baru wacana,’’ kata anggota Komisi VI DPR F-PDIP, Hendrawan Supratikno kepada TeropongSenayan di Jakarta, Selasa (16/12/2014).

Menurut Hendrawan, pembentukan panja tersebut dinilai belum perlu. Selain dianggap mengada-ngada, juga tidak menyentuh sasaran. "Sonangol itu hanya bagian kecil dari Tata Kelola Migas yang dipimpin Faisal Basri," kata guru besar FEUI.

Hendrawan justru mengusulkan sebaiknya mendorong Panja Reformasi Tata Kelola Migas, sehingga bisa tandem dengan tim yang dipimpin Faisal Basri. Tujuannya, agar dukungan politik terhadap Komite Reformasi Tata Kelola Migas jadi bulat.

Sementara itu anggota Komisi VII DPR Fraksi PPP Ahmad Farial mengatakan meskipun harga minyak dunia turun hingga US$68/barel, maka tidak otomatis harga BBM di dalam negeri turun. Alasannya, kata Farial, harus hitung dulu mulai Januari – Desember 2014, berapa harganya. "Jadi, tak perlu ada penjelasan dari pemerintah sekarang, nanti saja setelah reses, bulan Januari 2015. Berapa harga rata-rata minyak dan berapa subsidinya. Dari situ kita baru minta penjelasan dari pemerintah,’’ imbuh Farial. (ec)

tag: #Komisi VI DPR  #F-PDIP  #Politisi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...