Berita
Oleh Fadly pada hari Senin, 25 Jul 2016 - 17:40:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Staf Khusus Ahok Digaji Rp 10-20 Juta Per Bulan

62sunny-tks.jpg
Sunny Tanuwidjaja (kanan) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Staf khusus Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sunny Tanuwidjaja memberikan kesaksiannya di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/7/2016). Ia bersaksi dalam kasus atas kasus suap pembahasan dua Raperda terkait reklamasi Teluk Jakarta.

Dalam persidangan Sunny mengungkapkan bahwa gaji staf khusus gubernur DKI sebesar Rp 10 juta sampai Rp 20 juta per bulan. Namun, dia sendiri mengklaim tidak digaji oleh Ahok.

"Kalau saya tidak digaji Pak gubernur, sementara staf lain digaji dari operasional Pak gubernur. (Saya) Digajinya dari tempat saya yang satu lagi," ujar Sunny.

Tugas Sunny sebagai staf adalah memberikan paparan perkembangan situasi politik dan sosial di DKI. Sunny mengaku kerap berdiskusi dengan Ahok bila Ahok hendak mengambil keputusan.

"Saya memberi tahu perkembangan politik, media dan sebagainya," ucapnya.

Sedangkan Gubernur Ahok yang turut hadir dalam sidang mengatakan, dirinya lebih enak menyebut Sunny sebagai teman nongkrong.

"Lebih cocok teman ngomong, teman nongkrong, karena nggak digaji," ucap Ahok yang duduk bersebelahan dengan Sunny.(yn)

tag: #ahok  #proyek-reklamasi-jakarta  #reklamasi-pantai-utara-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...