Berita
Oleh pamudji pada hari Rabu, 09 Nov 2016 - 08:21:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Lima Fakta Menarik Pilpres AS

16donaldtrumphillary.jpg
Calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Hillary Clinton (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Berdasarkan hasil exit polls (jajak pendapat dari orang-orang yang telah selesai mencoblos di TPS) pada Pemilu 2016 di Amerika Serikat diketahui lima fakta menarik dan mengejutkan.

Lima fakta mengejutkan itu adalah:

Jumlah pemilih kulit putih berkurang, sebaliknya pemilih keturunan Hispanik dan Asia meningkat
Menurut jajak pendapat ini 70 persen pemilih adalah kulit putih atau turun dari 72 persen pada Pemilu empat tahun silam. Pemilih kulit hitam juga berkurang dari 13 persen menjadi 12 persen. Sebaliknya pemilih keturunan Asia naik dari 3 menjadi 4 persen, demikian juga keturunan Latin dari 10 menjadi 11 persen.

Pemilih menjatuhkan pilihan karena menyukai kandidatnya, bukan karena membenci lawan kandidatnya.
42 persen pemilih mengaku menjatuhkan hati kepada pilihannya melulu karena mereka suka kepada calon pilihannya. Hanya 25 persen yang memberikan suara karena tidak suka kepada lawan calon pilihannya.

Skandal email dan skandal pelecehan seksual tak berpengaruh banyak karena pemilih sudah memutuskan pilihanya sebelum September tahun lalu.
62 persen pemilih telah memutuskan akan memilih calonnya sebelum September, sedangkan 26 persen lainnya baru memutuskan memilih calon pilihannya antara September dan Oktober. Hanya 12 persen yang baru memutuskan pilihan dalam beberapa hari terakhir ini.
Ini menyimpulkan skandal email yang menimpa Hillary Clinton dan skandal serangan serta pelecehan seksual oleh Donald Trump tidak terlalu mempengaruhi pilihan pada pemilih terhadap kedua kandidat.

Pilih Hillary atau Trump karena tidak ada pilihan lain, alias pemilih sebenarnya tak terlalu terkesan kepada kedua kandidat.
Hanya empat dari setiap 10 pemilih yang mengaku percaya atau optimistis baik Hillary atau Trump layak memangka jabatan penguasa Gedung Putih.
Fakta ini sama sekali berlawanan dengan pandangan terhadap presiden yang saat ini sedang memerintah. Sekitar 54 persen responden menyatakan presiden sekarang Barack Obama telah bertindak sebagaimana seharusnya seorang presiden AS.

80 persen pemilih yakin tidak ada kecurangan dalam Pemilu
Berbalikkan dengan tuduhan Trump bahwa Pemilu akan curang, justru delapan dari setiap 10 pemilih menyatakan percaya hasil Pemilu akan dihitung secara akurat. (plt/ant)

tag: #donald-trump  #hillary-clinton  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kemampuan Dosen

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dorong pengembangan kemampuan dosen untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, dan memperkuat ...
Berita

Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama ...