Berita
Oleh M Anwar pada hari Jumat, 18 Nov 2016 - 10:17:16 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok Tuding Massa 411 Dibayar, Pemuda Muhammadiyah Geram

97dahnil-anzar.jpg
Dahnil Anzar Simanjuntak (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Meski telah jadi tersangka kasus penistaan agama, Gubernur DKI nonaktif Basuki T Purnama (Ahok) kembali melontarkan pernyataan kontroversial.

Dalam wawancara dengan Australian Broadcasting Corporation News (ABC News), Ahok menuding bahwa massa aksi 4 November dibayar per orang Rp 500 ribu.

Tudingan itu membuat Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak bereaksi. Ia heran dengan sikap Ahok yang kerap menebar kebencian dan fitnah.

"Pak @basuki_btp anda kenapa tak berhenti menebar kebencian dan fitnah? Menuduh tnp henti," tulis Dahnil dalam akun twitternya, @Dahnilanzar, Jumat (18/11/2016).

Padahal, lanjut dia, pihaknya ingin menurunkan tensi kegaduhan terkait kasus Ahok.

"Ternyata. Lisan ugal2an ahok tdk stop menebar kebencian dan fitnah. Berulang," ujarnya.

"Lisan ahok memang tak kenal rambu akhlak. Dia tabrak semua norma. Fitnah baru dg nyebut terima 500 rb dan Islam garis keras, melukai kt lagi."

Dahnil menuturkan, ketika semua pihak berusaha mengurangi kebisingan protes terhadap ahok, dengan sepenuhnya menyerahkan kepada proses hukum, mantan bupati Belitung Timur itu justru menyebarkan fitnah baru.(yn)

tag: #ahok  #aksi-4-november-2016  #muhammadiyah  #penistaan-agama  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...