Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 13 Jan 2017 - 21:45:33 WIB
Bagikan Berita ini :

Djarot Ingin Warga Jakarta Tinggal di Tempat Layak

65djarotserius.jpg
Cawagub DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Petahana calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menginginkan warga Jakarta hidup di tempat yang layak, tidak tinggal di tempat kumuh di pinggir sungai.

"Jakarta adalah ibu kota negara, dimana warganya tidak boleh tinggal di bantaran sungai dan kolong jembatan yang bisa banjir setiap saat, tempat itu tidak manusiawi," kata Djarot dalam Debat Calon Pasangan Gubernur DKI Jakarta, di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (13/1/2017) malam.

Ia juga mengatakan telah berkomitmen untuk menyediakan rumah susun yang layak huni dengan dua kamar dan juga warganya akan menerima subsidi.

"Kesehatan kami subsidi, juga pendidikan, transportasinya serta subsidi kebutuhan pokoknya," kata Djarot.

Mantan Wali Kota Blitar tersebut juga menjelaskan bahwa indeks kehidupan di Jakarta tertinggi di Indonesia, maka kebijakan tersebut harus diambil untuk memindahkan ke rumah susun. Disamping itu, kebijakan juga akan membuat normalisasi sungai dan aspek ekonomi akan dijamin agar masyarakat bisa hidup dengan baik.

"Ada masjid dan ruang bermain, nanti akan dijamin," katanya.

Selain menjelaskan terkait tempat hidup, ia juga memaparkan bahwa visi programnya akan memfokuskan pada program birokrasi yang transparan dan profesional.

"Reformasi birokrasi adalah motor pembangunan, sehingga harus bersih, transparan dan profesional. Kami yakin mampu mencapai sasaran manusia Jakarta," kata Djarot.

Lebih lanjut, Djarot menjelaskan bahwa pokok sasaran tersebut adalah pada otak dan perut harus dalam kondisi baik. Jika kebutuhan otak sudah terpenuhi maka karakter cerdas akan terbentuk, sehingga memunculkan daya beli yang tinggi.

"Sekarang tidak ada lagi biaya pendidikan, bisa dilihat dari tidak adanya ibu-ibu yang menuju ke pegadaian ketika tahun ajaran baru," kata Djarot.

Ia juga menjelaskan bahwa kesehatan juga menjadi prioritas utama, dengan menjelaskan bahwa biaya berobat untuk kelas 3 sudah ditanggung oleh pemerintah.

"Jangankan di rumah sakit, di rumah pun pemerintah sudah hadir di masyarakat," kata Djarot.(plt/ant)

tag: #debat-publik  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 02 Feb 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra sepanjang November hingga akhir Desember 2025 menimbulkan dampak kemanusiaan yang ...
Berita

Deretan Nama-nama Ini Dikabarkan Bakal Jadi Ketum Ormas MKGR

JAKARTA (TERPONGSENAYAN)- Sejumlah nama dinilai bisa mengisi pos kursi Ketua Umum di ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR) menggantikan Adies Kadir yang telah ditetapkan sebagai ...