Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 10 Feb 2015 - 12:13:39 WIB
Bagikan Berita ini :

Jadi Tersangka, Hakim Minta Jonan Copot Eddi

28AbdulHakim.JPG
Abdul Hakim, Politisi PKS (Sumber foto : Mulkan Salmun/Teropong Senayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Abdul Hakim minta Menteri Perhubungan Ignasius Jonan mengevaluasi keputusannya mengangkat Eddi menjadi Direktur Angkutan Lalu Lintas Jalan. Bahkan kalau perlu mencopotnya lantaran Eddi menjadi tersangka kasus gratifikasi.

Anggota Komisi V dari Fraksi PKS ini menilai masyarakat merespon negatif pengangkatan itu. "Menteri harus segera mengevaluasi karena pejabat ini tersandung kasus," kata Abdul Hakim kepada TeropongSenayan, di gedung KK V komplek parlemen, Jakarta, Selasa (10/2/2015).

Lebih lanjut Abdul Hakim menyatakan seharusnya Menhub Jonan lebih selektif lagi dalam memilih pejabat ditubuh kementeriannya. Sebagai regulator maka pejabat Kemenhub harus memiliki integritas yang baik selain kompetensi. Bila tidak ada evaluasi bisa mencemarkan Kemenhub sendiri.

"Bila pemangku kepentingannya tidak mempunyai integritas maka strukturnya tidak baik, maka itu kami Komisi V DPR mendesak agar pak menteri melakukan evaluasi," ujarnya. Hakim berharap Menteri Jonan segera menindaklanjuti usulannya ini.(ris)

tag: #jonan  #hakim  #eddi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...