Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Rabu, 03 Mei 2017 - 09:18:28 WIB
Bagikan Berita ini :

KPK Persilakan Jika Miryam Ingin Jadi Justice Collaborator

43febri-diansyah.jpg
Febri Diansyah (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempersilakan Miryam S Haryani untuk menjadi justice collaborator, guna mengungkap kasus korupsi e-KTP.

Miryam sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka pemberi keterangan palsu dalam perkara kasus dugaan korupsi e-KTP. Mantan anggota Komisi II DPR itu pun telah ditahan KPK.

"Tentu saja semuanya berpeluang menjadi justice collaborator," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Selasa (2/5).

Justice collaborator (JC) merupakan saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk membongkar sebuah kasus.

Febri mengatakan, posisi sebagai JC akan lebih menguntungkan bagi Miryam S Haryani.

"Pasti ada keringanan hukum baik dalam proses hukumnya ataupun setelah putusan hukum tetap, baik remisi atau pemotongan masa tahanan lainnya. Hak-hak lain sangat terbuka," ucapnya Febri Diansyah.

Miryam ditangkap pihak kepolisian setelah beberapa kali mangkir dari panggilan KPK. Ia ditangkap pada Senin (12/5) kemarin, dan ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.(yn)

tag: #korupsi-ektp  #kpk  #miryam-haryani  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...