Berita
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Jumat, 05 Mei 2017 - 13:49:30 WIB
Bagikan Berita ini :

Polisi Berharap Massa Aksi 55 Batalkan Long March ke MA

31argo.jpg
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Polisi akan memfasilitasi perwakilan massa Aksi Simpatik 55 untuk bertemu dengan pihak Mahkamah Agung (MA). Massa diharapkan membatalkan aksi long march dari Masjid Istiqlal menuju Gedung MA.

Polisi bahkan telah menyediakan kendaraan khusus guna mengangkut para perwakilan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF)-MUI.

"Nanti kita sediakan kendaraan untuk ke sana (MA). Jadi hanya beberapa orang saja yang menghadap, jadi kita akan fasilitasi semuanya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Jumat (5/5/2017).

Argo berharap rencana long march ke Mahkamah Agung kalau bisa dibatalkan. Polisi, kata dia, terus berupaya membangun komunikasi dengan panitia agar umat Islam cukup menggelar aksi di Istiqlal.

‎"Masih komunikasikan hal ini (long march), ya karena mengganggu dan juga dekat jaraknya," ucap Argo.

Informasi yang didapat, sekitar lima sampai sepuluh orang bakal jadi perwakilan GNPF bertemua Mahkamah Agung. Belum diketahui pasti siapa saja tokoh GNPF yang bakal jadi delegasi. Yang jelas, pertemuan dijadwalkan selepas Sholat Jumat.

Hari ini massa dari sejumlah Ormas Islam kembali akan turun ke jalan. Mereka menggelar aksi bertajuk Aksi Simpatik 55 yang terpusat di Masjid Istiqlal.

Aksi yang digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI ini berkaitan dengan sidang vonis kasus penodaan agama Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama yang bakal dibacakan majelis hakim pada Selasa 9 Mei 2017. Semula, aksi juga bakal diisi longmars menuju Mahkamah Agung. Namun, belakangan beredar kabar aksi simpatik 55 hanya terpusat di Masjid Istiqlal. (plt)

tag: #aksi-simpatik-55  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...