Berita
Oleh agus eko cahyono pada hari Kamis, 12 Feb 2015 - 20:48:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Mobnas Harus Asli Buatan Indonesia

16mobnas.jpg
Microbus listrik hasil rekayasa Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronika LIPI, Bandung (Sumber foto : dok. teroponsenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Produk otomotif Malaysia, Proton tidak cocok menjadi mobil nasional. Mobil Nasional (mobnas) haruslah buatan asli Indonesia.

"Produk mobnas itu adalah hasil rekayasa dari para teknisi Indonesia, kemudian dirakit dan dipasarkan di dalam negeri," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR Dody Reza Alex kepada TeropongSenayan di Jakarta, Kamis (12/02/2015).

Dodi tidak mempermasalahkan Malaysia memperluas pasar otomotiifnya ke Indonesia untuk Mobnas. “Namanya juga B to B, maka kehadiran Jokowi juga tidak masalah meski dipertanyakan banyak kalangan," ucapnya.

Yang penting, kata anggota Fraksi Partai Golkar itu, jangan sampai ada intervensi pemerintah dalam bisnis itu dan jangan pula ada perlakuan khusus. "Tapi kalau benar-benar menjadi kebijakan Mobnas, itu tidak tepat dan masalah,” ujar putra gubernur Sumsel.

Untuk membangun Mobnas perlu ada pengkajian komprehensif termasuk mengenai lokal kontennya (komponen). "Apalagi sudah banyak mobnas mati di negeri ini, karena tidak melakukan transfer teknologi mesinnya. Maka road map, dan master plan mobnas harus jelas," cetusnya. (ss)

tag: #mobnas  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...