Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 26 Mei 2017 - 13:28:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Selain Bencana Alam dan Narkoba, Indonesia Juga Rentan Terhadap Teror

41massadikampungmelayu.jpeg
Lokasi ledakan bom Kampung Melayu disterilkan dari kerumunan masyarakat (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pengamat keamanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyatakan, selain bencana alam dan narkoba, Indonesia juga sangat rentan terhadap ancaman teror. Oleh karenanya, seperti bencana alam dan narkoba, penanganan teror juga harus melalui penguatan mitigasi.

"Bagi saya yang masuk akal dilakukan saat ini adalah memperkuat upaya mitigasi," kata Fahmi seperti dikutip dari antaranews, di Jakarta, Jumat (26/5/2017).

"Kerentanan Indonesia terhadap teror sama halnya kerawanan terhadap bencana alam dan narkoba," ujarnya.

Menurut Fahmi, masyarakat Indonesia saat ini secara praktis membutuhkan pembekalan yang lebih memadai tentang bagaimana bertahan di tengah segala macam kerawanan teror tersebut.

Fahmi meyakini deradikalisasi atau ideologisasi bukanlah jalan keluar yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pembekalan tersebut.

"Karena, jika hanya itu yang dilakukan, masyarakat bukan semakin cerdas tetapi semakin dangkal," kata Fahmi.

"Ekstremisme kekerasan lahir dari ketidakberpikiran, kedangkalan. Jika kemudian diobati dengan 'pendangkalan' apa yang terjadi? Panen kekerasan," tegasnya. (plt)

tag: #bom-kampung-melayu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...