Berita
Oleh Sahlan pada hari Senin, 23 Mar 2015 - 17:17:02 WIB
Bagikan Berita ini :

Titiek Soeharto: Menkumham Acak-acak Golkar

60Untitled1.jpg
Titiek Soeharto (Sumber foto : Bahtiar/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali Titiek Soeharto menilai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly berusaha merusak Partai Golkar. Keputusan Yasonna yang mengesahkan kepengurusan Munas Ancol telah menjadikan partai beringin menjadi terbelah.

"Kita jadi amburadul dan diacak-acak oleh orang yang tak bertanggungjawab. Menkum HAM jangan sembrono memecah belah kami. Kami ingin bersatu," kata Titiek saat menggelar jumpa pers di ruang Fraksi Golkar DPR, Jakarta, Senin (23/3/2015).

Lebih lanjut, Titiek mengingatkan Yasonna bahwa jabatan menteri hanya lima tahun. Oleh karena itu, ia meminta Yasonna tak asal-asalan dalam mengambil keputusan.

"(Jabatan) Menkumham hanya 5 tahun, dan Golkar ada di mana-mana. Kami ingin bersatu," jelasnya.

Diketahui, keputusan Menkumham di era kepemimpinan Jokowi-JK ini memang banyak menjadi sorotan. Pasalnya keputusannya cenderung otoritatif terkait partai politik. Keputusannya dinilai telah memecah belah dua partai yang selama ini berada di kubu KMP, yakni PPP dan Partai Golkar. (Iy)

tag: #konflik golkar  #titiek soeharto  #yasonna laoly  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...