Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 31 Mar 2015 - 13:43:23 WIB
Bagikan Berita ini :

Putra Amien Rais Minta Menkominfo Jangan Islam Phobia

92hanafi.jpg
Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais (Sumber foto : dok teropongsenayan)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kalangan DPR mencurigai pemblokiran sejumlah situs islam sebagai langkah pengalihan isu. Masalahnya DPR sendiri masih mengkaji dasar hukum pemblokiran tersebut.

Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais minta pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak asal dan sembarang melakukan blokir situs media online. "Bisa jadi (pengalihan isu) Ini masalah sumir yang selalu dianggap ancaman terorisme. Padahalnya masalahnya abu-abu dan dipantau DPR," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais kepada Teropong
Senayan di Jakarta, Selasa (31/3/2015).

Hanafi menegaskan seharusnya pemerintah mencermati dulu dan tidak gegabah dalam mengambil keputusannya terkait situs-situs lokal di tanah air. Karena masih ada situs yang lebih berbahaya ketimbang situs yang telah diblokir. "Menerima laporan dari manapun Menkominfo harus lakukan verifikasi. Jangan-jangan yang diblokir itu, bukan situs yang mengerikan. Menkominfo lebih cermat, jangan sampai islam fobia," terang putra Amien Rais.

Oleh karena itu, lanjut Hanafi, Komisi I DPR akan segera memanggil Menkominfo untuk dimintai penjelasannya. "Dalam satu dua minggu Komisi I akan undang rapat," pungkasnya. (ec)

tag: #Masalah Blokir Situs On line  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...