Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Jumat, 01 Jun 2018 - 10:02:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi IV Minta Pemerintah Konsisten Jaga Stabilitas Harga Pangan

29harga-pangan.jpg.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi IV DPR RI Hermanto meminta pemerintah secara konsisten menjaga stabilitas harga pangan menjelang lebaran.

"Jaga stabilitas harga pangan dengan cara memenuhi stok pangan dalam jumlah batas minimum dan memantau distribusi perdagangannya," kata Hermanto kepada wartawan di Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Dalam kunjungannya ke Sumatera Selatan, terang Politisi PKS ini, terpantau harga produk pangan seperti sayuran, cabe, bawang, telur dan daging ayam mengalami penurunan dibanding sebelum masuk puasa.

Harga daging ayam sebelumnya Rp 42.000 turun menjadi Rp 32.000 per kilogram. Sementara harga daging sapi masih terasa tinggi, berkisar Rp 135.000 per kg.

Saat kunjungan ke gudang Bulog, terpantau stok beras untuk menghadapi lebaran masih cukup dan harga stabil.

Dengan perkembangan harga tersebut, Hermanto meminta pemerintah agar mengantisipasi instabilitas harga-harga pangan diberbagai tempat.

"Perlu diwaspadai juga penurunan harga pangan akibat lemahnya daya beli masyarakat," ujarnya.

"Indikasi lemahnya daya beli masyarakat terungkap dari pernyataan para pedagang bahwa transaksi saat ini sangat sepi," tukasnya.(yn)

tag: #impor-pangan  #ramadhan  #lebaran  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 30 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan sesaat, khususnya melalui kebijakan ...
Berita

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setiap pukul tiga dini hari, ketika sebagian besar anak seusianya masih terlelap, Jeni Adilasari sudah terbiasa terjaga. Di sebuah rumah sederhana di Bojonegoro, sejak ...