Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 06 Jun 2018 - 23:15:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Mahyudin: Anak Muda Gampang Disusupi Paham Radikalisme

89IMG-20180606-WA0011.jpg.jpg
Mahyudin (Sumber foto : Humas MPR RI)

BONTANG (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua MPR Dr. Mahyudin menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR kepada Forum Pemuda Muslim Bontang, di Bontang, Kalimantan Timur, Rabu (5/6/2018). Dalam sosialisasi, Mahyudin menyinggung radikalisme di kalangan anak muda.

Menurut Mahyudin, paham radikalisme menyasar kaum muda karena anak-anak muda memiliki semangat yang tinggi dibanding rasio atau pikirannya (logika) sehingga mudah disusupi dan terkontaminasi dengan paham radikalisme.

"Inilah yang membedakan anak-anak muda dengan orangtua. Paham radikalisme ini sangat berbahaya," katanya.

Mahyudin menambahkan anak-anak muda lebih mudah dipengaruhi paham radikalisme dibanding dengan ustad atau ulama.

"Bagi ulama NU dan Muhammadiyah sudah tidak mempan lagi disusupi paham radikalisme karena sudah menguasai ilmu agama secara menyeluruh," ujarnya.

Mahyudin menyebutkan anak-anak muda banyak belajar radikalisme dari internet dan media sosial.

"Radikalisme sebenarnya adalah mencuci otak. Itu sebabnya radikalisme bisa masuk ke kampus-kampus karena anak muda memiliki semangat yang besar dibanding rationya atau logikanya," jelas Mahyudin.

Usai sosialisasi, Mahyudin mengharapkan bidang kemahasiswaan di universitas agar aktif mengawasi dan memontor kegiatan mahasiswa seperti pengajian. "Jangan sampai ada pengajian yang tidak sesuai dengan ajaran Islam," tuturnya.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), lanjut Mahyudin, mempunyai data tentang radikalisme.

"Saya dengar ada indikasi sekitar 30 persen mahasiswa terkontaminasi paham radikal. Saya kira serahkan saja pada universitas masing-masing untuk mengawasi kegiatan mahasiswa," katanya.

Sedangkan adanya Densus 88 yang masuk kampus di Universitas Riau, Mahyudin melihat sebagai pelaksanaan Protap.

"Wajar Densus bawa senjata ke kampus, karena terorisme mengancam jiwa. Kita tidak perlu dibesar-besarkan. Hal itu situasional dan polisi punya protap untuk menangani masalah terorisme ini," pungkasnya.(yn)

tag: #mahyudin  #mpr  #terorisme  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...