Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 20 Apr 2015 - 16:02:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Bekukan PSSI, Komisi X Anggap Menpora Berlebihan

65Untitled.jpg
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam (kiri) (Sumber foto : teropongsenayan.com)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Wakil Ketua Komisi X DPR Ridwan Hisjam menilai sikap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) soal kisruh sepak bola dan pemberian sanksi kepada PSSI tidak pada tempatnya.

"Apa yang dilakukan oleh Menpora ini tidak pada tempatnya, sikap Menpora terlalu berlebihan kalau memang dibekukan," kata Ridwan di kompleks parlemen, Senayan, Senin (20/4/2015).

Ridwan mengatakan, apapun namanya pembekuan itu bukan pada tempatnya, karena PSSI diatur oleh UU pada ormas. "Jadi kalau ada sanksi atau sampai ada pembekuan atau pembubaran itu ada mekanismenya di dalam UU Ormas," ujarnya.

Apalagi, yang Ridwan dengar, akan diambil alih oleh tim transisi, "Itu tidak bisa, tim transisi yang akan ambil itu, karena ini organisasi ada AD/ART-nya ada pemiliknya yaitu anggota-anggota klub. Kalau mau di bekukan atau di bubarkan, yang memiliki hak adalah pemiliknya yaitu klub-klub dan semua anggota PSSI," katanya. (al)

tag: #pembekuan PSSI  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...