Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Minggu, 21 Okt 2018 - 13:05:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Google Akan Pungut Biaya 40 Dolar Per Ponsel

91google.jpg.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

CALIFORNIA (TEROPONGSENAYAN)--Alphabet Inc akan mengenakan biaya hingga 40 dolar Amerika Serikat (AS) per perangkat Android agar dapat menggunakan aplikasi buatan Google, penyesuaian yang mereka lakukan untuk mematuhi aturan di Uni Eropa.

Kebijakan terbaru dari Google, dilansir Reuters, berlaku mulai 29 Oktober untuk ponsel maupun tablet Android yang diluncurkan di Area Ekonomi Eropa.

Mengutip sumber anonim yang memahami isu ini, biaya itu mulai dari 2,5 dolar AS, bergantung pada negara dan ukuran perangkat. Standard kebijakan ini akan berlaku untuk semua merk, mayoritas diperkirakan akan dikenakan biaya sekitar 20 dolar.

Biaya tersebut akan disesuaikan dengan aplikasi Google yang dipasang di perangkat, antara lain Google Play, Gmail, Google Maps, Google Search dan Chrome. Google juga akan menerapkan konsep pembagian dengan produsen untuk penghasilan iklan dari Search dan Chrome.

Komisi Eropa pada Juli lalu mendakwa Google menyalahgunakan dominasi pasar di perangkat lunak mobile untuk memaksa mitra Android memasang aplikasi buatan Google di perangkat.

Google mengajukan banding terhadap putusan denda sebesar 5 miliar dolar, Komisi Eropa mengancam akan memberikan denda tambahan jika Google tidak menghentikan praktiknya.

Sistem baru ini akan membuka kesempatan bagi perusahaan perangkat lunak lainnya, misalnya Microsoft Corp, untuk meluaskan jangkauan mereka.

Qwant, salah satu kompetitor Google dari Prancis, menyatakan mereka puas dengan langkah Komisi Ero[a menghukum Google. Perusahaan pembuat mesin pencari ini menilai konsumen akan mempunyai pilihan.(yn/ant)

tag: #google  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...