Bisnis
Oleh Yunan Nasution pada hari Kamis, 14 Mei 2015 - 07:42:05 WIB
Bagikan Berita ini :

Menteri Rini Belum Berniat Bentuk Perusahaan Baru Terkait Pembubaran Petral

33MenteriRini-tscom.jpg
Rini Soemarno (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku, pihaknya belum akan membuat perusahaan baru untuk menggantikan PT Pertamina Energy Trading Limited (Petral) yang telah dibubarkan.

"Hingga saat ini tidak ada pemikiran untuk menyusun perusahaan baru yang menggantikan Petral," kata Rini di Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Saat ini, terang Rini, PT Pertamina menjadi pihak yang berhak dalam menerima seluruh aset dan tanggung jawab Petral, sebagaimana fungsinya sebagai induk usaha dari perusahaan "trading" yang beroperasi di Singapura itu. (Baca: Petral Dibubarkan, Faisal Basri: Kebijakan Ini Melebihi Ekspektasi)

"Kita lakukan likuidasi total. Jadi semua asetnya akan dipindahkan ke Pertamina, sebagai pemegang saham. Proses likuidasi ini kami minta ke direksi, selambat-lambatnya selesai tahun depan," pintanya.

Rini menginginkan, pada tahapan audit investigasi diharapkan bisa berjalan dengan baik, serta hasilnya bisa dijelaskan secara transparan.

Bersamaan dengan pembubaran Petral, dua anak usaha Petral yaitu Pertamina Energy Services (PES) Pte. Ltd. dan Zambesi Investment Ltd. pun turut berhenti beroperasi.

Dengan keputusan tersebut, segala hak dan kewajiban Petral yang masih ada akan dibereskan atau diambil alih oleh Pertamina, termasuk segala bentuk Aset juga akan dimasukkan sebagai bagian dari BUMN tersebut.(yn)

tag: #pembubaran petral  #petral  #menteri rini  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...