Bisnis
Oleh mandra pradipta pada hari Rabu, 24 Jul 2019 - 09:50:15 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Anggap Gangguan Sistem Bank Mandiri Masalah Serius

tscom_news_photo_1563936615.jpg
Gedung Bank Mandiri (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto menegaskan, gangguan sistem yang menimpa Bank Mandiri bukan persoalan main-main. Bank plat merah ini pun diminta untuk menyelesaikan secara terbuka.

Bank Mandiri harus transparan kepada seluruh pihak dalam menyelesaikan permasalahan gangguan sistem atau error yang menyebabkan banyaknya saldo nasabah berkurang dan bertambah secara besar. Pasalnya, setidaknya ada 10 persen dari total nasabah Bank Mandiri yang mengalami perubahan besaran saldo pada rekeningnya.

"Bank Mandiri harus transparan dalam menyelesaikan dan memberikan penjelasan kepada seluruh pihak, terutama DPR. Karena permasalahan ini tidak main-main. Dana nasabah bisa bertambah dan berkurang, berarti ada sistem yang salah," kata Darmadi di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Politisi PDI-Perjuangan ini menyampaikan, pihaknya akan mengusut secara tuntas permasalahan tersebut. Pasalnya, alasan technical error yang disampaikan oleh Bank Mandiri tidak begitu kuat.

"Kalau Bank Mandiri mengatakan permasalahan ini karena technical error, kenapa bank-bank yang lain tidak. Untuk itu kita sangat ingin masalah ini diselesaikan secara terbuka," jelasnya.

Legislator dapil DKI Jakarta ini menambahkan, jika Bank Mandiri tidak segera menyelesaikan permasalahan tersebut secara tepat dan jelas, akan mengakibatkan turunnya kepercayaan nasabah

"Juga akan mengakibatkan masalah besar terhadap masa depan perusahaan tersebut," imbuhnya.(plt)

tag: #bank-mandiri  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...