Bisnis
Oleh pamudji pada hari Jumat, 02 Agu 2019 - 09:19:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Nilai Ekonomi Indonesia Membaik, Ini Alat Ukur IMF

tscom_news_photo_1564712350.jpg
Dana Moneter Internasional (IMF) (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPINGSENAYAN)--
Dana Moneter Internasional (IMF) menilai perekonomian Indonesia terus membaik. Terdapat beberapa alat ukur yang digunakan untuk sampai pada kesimpulan tersebut.

Salah satu alat ukur adalah stabilitas pertumbuhan ekonomi. Beririsan dengan alat ukur ini adalah terjaganya stabilitas makroekonomi.

Penilaian IMF terhadap kinerja ekonomi Indonesia dipublikasikan oleh Bank Indonesia melalui keterangan pers, Kamis (1/8/2019).

"Bank Indonesia menyambut baik hasil asesmen IMF terhadap perekonomian Indonesia yang disampaikan dalam laporan Article IV Consultation tahun 2019 yang baru saja dirilis," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko.

Menurut Onny, hasil asesmen ini sebelumnya telah dibahas dalam pertemuan Dewan Direktur IMF di Washington DC, Amerika Serikat pada 3 Juli 2019.

Alat ukur berikutnya yang digunakan oleh daya tahan ekonomi Indonesia menghadapi tekanan eksternal. IMF menilai, kebijakan yang diterapkan oleh BI, pemerintah, dan otoritas terkait telah berhasil memitigasi dampak tekanan eksternal yang terjadi sejak awal 2018.

Dewan Direktur IMF menyambut baik fokus bauran kebijakan yang ditujukan untuk mendukung stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan,safeguarding buffers, serta mengatasi kerentanan.

Dewan Direktur IMF juga menilai positif upaya otoritas dalam menjaga penyangga fiskal dan memperbaiki kualitas pengeluaran anggaran.

Lebih lanjut, Dewan Direktur IMF mengapresiasi upaya perbaikan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, serta reformasi di sektor pendidikan dan kesehatan.

Ke depan, IMF menilai prospek perekonomian Indonesia tetap menjanjikan, meski juga menekankan perlunya menjaga kewaspadaan terhadap risiko khususnya dari eksternal yang masih mengemuka.

IMF juga menekankan pentingnya melanjutkan reformasi struktural, khususnya yang terkait dengan implementasi strategi penerimaan jangka menengah panjang dan pendalaman pasar keuangan.(plt)

tag: #imf  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...