Bisnis
Oleh pamudji pada hari Sabtu, 28 Des 2019 - 08:22:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Dedi Mulyadi: Bulog Jangan Lagi Berorientasi Bisnis

tscom_news_photo_1577496179.jpg
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi (Sumber foto : ist)


PURWAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi menyatakan, Badan Urusan Logistik (Bulog) jangan lagi berorientasi bisnis. Institusi ini sebaiknya fokus menjaga ketersediaan pangan.

“Bulog harus berubah kelembagaannya menjadi bagian logistik negara atau semacam badan ketahanan atau ketersediaan pangan nasional. Bulog jangan lagi berorientasi bisnis, tapi mengontrol ketersediaan pangan masyarakat,” ujar Dedi saat reses mengecek ketersediaan beras di Gudang Bulog Karawang, Jumat (27/12/2019).

Menurut Dedi, Bulog sebaiknya hanya fokus memastikan segala kebutuhan pokok aman dan terpenuhi untuk konsumsi masyarakat. Kondisi Bulog saat ini yang dibebani bisnis malah menimbulkan masalah. Salah satunya gudang yang penuh karena menumpuknya stok beras medium.

“Bulog ini kan ada dua beban. Pertama beban 2,3 juta ton beras medium itu harus dikontrol bagaimana bisa keluar dari gudang agar tidak menumpuk. Kedua, beras premium yang diserap dari petani juga sekarang menjadi beban di gudang,” katanya.

Untuk jangka pendek, Dedi mengusulkan, agar Bulog membuat program penjualan beras premium kepada ASN/PNS, TNI dan Polri. Sebab beras premium yang dimiliki Bulog kualitasnya sama dengan di pasaran.

“Pandangan orang kalau dengar beras Bulog itu pasti yang raskin, padahal tadi saya lihat sendiri ada beras premium yang biasa kita makan. Kualitas sama dan bahkan lebih terjamin. Nanti bisa kolaborasi juga dengan transportasi online untuk antar ke rumah-rumah,” paparnya. (plt)

tag: #bulog  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...