Bisnis
Oleh Tommy P pada hari Selasa, 10 Mar 2020 - 12:44:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Senin Depan, Tarif Ojol Baru Diberlakukan

tscom_news_photo_1583819041.jpg
(Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menaikkan tarif ojek online (ojol) per kilometer. Kenaikan ini mencakup tarif batas bawah (TBB) dan tarif batas atas (TBA) di Jabodetabek yang masuk dalam zonasi II yang berlaku mulai 16 Maret 2020.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, TBB naik dari Rp 2.000 menjadi Rp 2.250 per km atau naik Rp 250 per km. Sementara TBA naik dari Rp 2.500 menjadi Rp 2.650 per km atau naik Rp 150 per km.

"Setelah disesuaikan, untuk zona 2 kenaikannya menjadi Rp 250 per km menjadi Rp 2250 dan TBA dari Rp 2.500 menjadi Rp 2.650," kata Budi dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Selasa (10/3).

Sementara itu, untuk biaya jasa ojol minimal per 4 km pertama yang sebelumnya Rp 8.000 hingga Rp 10.000 juga ikut naik. Budi menjelaskan, biaya jasa minimal per 4 km naik menjadi Rp 9.000 dan Rp 10.500.

Keputusan ini merupakan kesepakatan bersama antara pengemudi dan aplikator, yakni Gojek dan Grab. Sebelum menetapkan tarif baru, pihaknya sudah melakukan survei terlebih dulu.

"Dengan hasil diskusi, kenaikan hanya di Jabodetabek atau zona II yang sudah kita lakukan Litbang Kemenhub melakukan penelitian survei yang ada di Jabodetabek. Kemudian dari sekian responden ada 56 persen mitra Gojek dan mitra 41 persen Grab. Mitra lain enggak banyak sekitar 2,9 persen," ujar Budi.

Perubahan kenaikan tarif ini akan merevisi aturan sebelumnya tentang Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 348 Tahun 2019. Aturan tersebut merupakan turunan dari Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub/PM) Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

tag: #tarif-ojek-online  #ojol  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...