Bisnis
Oleh Aries Kelana pada hari Minggu, 15 Mar 2020 - 16:43:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Imbas COVID-19, Aramco Potong Belanja Modal

tscom_news_photo_1584265386.jpg
Aramco (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Sebagai dampak dari mewabahnya virus Corona, perusahaan minyak milik pemerintah Arab Saudi, Aramco berencana memotong belanja modal. Ini karena laba bersihnya turun 21%.

Kebijakan itu juga dilakukan berbarengan dengan harga sahamnya juga merosot tajam di bawah harga penawaran saham perdana . Aramco mencatatkan sahamnya di Riyadh pada bulan Desember tahun lalu. Dalam penawaran saham perdana Aramco mendapat dana lumayan yaitu bernilai US$1,7 triliun.

Seperti dilansir situs reuters.com (15/3/2020), CEO Aramco Amin Nasser mengatakan bahwa Aamco telah mengambil langkah-langkah untuk merasionalisasi belanja modal yang direncanakan dimulai pada tahun 2020, setelah wabah korona mereda.

Aramco mengharapkan belanja modal untuk 2020 menjadi antara US$25 miliar-30 miliar mengingat kondisi pasar saat ini sangat bergejolak tidak seperti tahun sebelumnya yang berkisar US$ 32,8 miliar pada 2019.

Aramco, yang dimiliki 98% oleh kerajaan Teluk, melaporkan laba bersih $ 88,2 miliar pada 2019, turun dari $ 111,1 pada 2018.

Meskipun ada penurunan pendapatan, Aramco mengklaim telah membayar dividen US$73,2 miliar pada 2019 dan berniat meningkatkan pembayaran devidennya pada tahun ini sebesar US$75 miliar pada tahun ini. Yang menggembirakan deviden akan dibayar per triwulan.

tag: #aramco  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...