Bisnis
Oleh Aries Kelana pada hari Senin, 20 Apr 2020 - 17:35:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Tiga Perusahaan Fintech Gandeng Facebook Bikin Pembayaran Online. Gojek, OVO, dan Link Aja Bakal Tersaing?

tscom_news_photo_1587378956.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONSENAYAN) – Seiring dengan pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, kebutuhan akan sistem pembayaran online semakin meningkat. Ini mendorong sejumlah perusahaan teknologi finansial untuk terjun lebih jauh ke dalamnya.

Menurut seorang pejabat di Bank Indonesia, ketiga perusahaan tersebut akan menggunakan Facebook Pay agar anggota facebook bisa melakukan pembayaran secara daring. Menurut informasi, peluncurannya akan dilakukan pada bulan November mendatang.

Seperti dikutip situs channelnewsasia.com(20/4/2020), pengguna aplikasi WhatsApp dan Instagram bisa melakukan pembayaran tanpa keluar dari aplikasi. Whatsapp dan Instagram merupakan aplikasi yang dimiliki oleh Facebook.

Asisten Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, yang mengepalai kebijakan sistem pembayaran. tiga perusahaan lokal telah mendekati regulator untuk menanyakan tentang persetujuan sementara untuk kemitraan pembayaran dengan Facebook. Saya ia tak menjelaskan indetitas tiga perusahaan tersebut.

Ketika dikonfimasi, seorang pejabat hanya bilang: "Kami sedang melakukan pembicaraan dengan mitra di Indonesia, namun diskusi sedang berlangsung dan kami tidak memiliki hal lain untuk dibagikan pada tahap ini.”

Bakal hadirnya Facebook dalam bisnis pembayaran daring bakal meramaikan bisnis yang makin bersinar. Sebelumnya Gojek sebagai pengelola GoPay, dan Grab sebagai pengelola Ovo sudah lebih dulu terjun dalam bisnis ini. Sehingga persaingan bakal makin ketat. Belum lagi Lik Aja yang menyasar pada sebagian nasabah beberapa bank milik negara.

Namun keduanya menolak berkomentar tentang rencana kehadiran aplikasi pembayaran. Begitu pula Link Aja.

Jika Facebook Pay jadi hadir, maka diperkirakan Facebook bakal merajai. Sebab, ia memiliki dua aplikasi yang telah diunduh jutaan orang di dunia, termasuk Indonesia.

Facebook ingin mempercepat ekspansi di Asia Tenggara. Sebanyak 260 juta orang di Indonesia sudah memiliki akun di Facebook. Indonesiamerupakan salah satu pasar terbesar di dunia untuk Facebook dan WhatsApp, dengan lebih dari 100 juta pengguna.

tag: #facebook  #bank-indonesia  #pembayaran-digital  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...