Bisnis
Oleh Aries Kelana pada hari Jumat, 08 Mei 2020 - 21:00:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Sony Pun Turun Tangan Bikin Masker Buat Tenaga Medis

tscom_news_photo_1588946445.jpg
kantor Sony (Sumber foto : Sony)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Di tengah kekawatiran kekurangan masker di antara para petugas medis di Jepang, perusahaan elektronika terkemuka di dunia, Sony Corp mengatakan bahwa pihaknya akan memproduksi masker dan menyumbangkan pelindung wajah medis ke rumah sakit di Jepang.

Turun tangannya dikarenakan jumlah pengidap COVID-19 masih tinggi yaitu sebanyak 15.477 orang sedangkan yang sembuh baru 4.918 orang. Ini berarti masih ada puluhan ribu orang yang terkapar di rumah sakit yang membutuhkan bantuan penanganan petugas medis.

Tentu saja Sony tidak sendirian. Ia seperti dilansir reuters.com (8/5/2020), bekerjasama dengan perusahaan pembuat pesawat terbang asal Amerika Serikat (AS) dan perusahaan minyak AS, tyang membuat peralatan medis itu. Mereka juga menyediakan mobil untuk keperluan petuags medis.

Perusahaan teknologi dan hiburan Jepang itu mengatakan telah mulai memproduksi pelindung wajah yang dibuat ulang dari pelindung mata yang biasanya digunakan oleh ahli bedah untuk melihat gambar pada monitor medis 3D Sony.

Sony mengatakan juga akan membuat ventilator secara massal yang dirancang dan dikembangkan oleh produsen barang medis ACOMA Medical Industry Co. Produksi akan dimulai pada bulan Juli, dengan rencana untuk memproduksi 500 unit pada akhir Septembermendatang.

tag: #jepang  #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...