Bisnis
Oleh Aries Kelana pada hari Senin, 25 Mei 2020 - 16:17:43 WIB
Bagikan Berita ini :

India Kembali Impor Kelapa Sawit Dari Malaysia

tscom_news_photo_1590398263.jpg
Kelapa Sawit di India (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Setelah sempat terjadi ketegangan dalam perdagangannya dengan Malaysia selama 4 bulan, India kembali membeli kelapa sawit dari Malaysia.

India bersedia membeli produk ekspor andalan Malaysia setelah Malaysia bersedia membeli beras dari India. Malaysia berjanji membeli beras sebanyak 100.000 ton beras. Selain itu, Malaysia juga memberikan diskon besar terhadap penjualan kelapa sawit kepada India.

Dalam kontrak tersebut, sebagaimana dilansir reuters.com (25/5/2020), India bersedia mengimpor 200.000 minyak kelapa sawit mentah (CPO), yang akan dikirim ke India pada Juni dan Juli 2020.

Pembelian baru telah didorong oleh stok CPO yang makin menipis. Selain itu terjadi perubahan kepemimpinan politik di Malaysia dimana Muhyiddin Yassin menggantikan Mahathir Mohammad sebagai perdana menteri Malaysia.

"Stok pelabuhan telah turun tajam di India karena impor yang lebih rendah," kata seorang pedagang yang berbasis di Singapura yang menjual minyak sawit Malaysia dan Indonesia.

Sebelumnya, tepatnya, awal tahun ini, Indiamembatasi impor CPO Malaysia setelah India tak senang dengan pernyataan Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengkritik perlakuan New Delhi terhadap kelompok minoritas Muslim.

“Saya pikir pemerintah India akan mengizinkan bongkar pengiriman yang akan datang. Kami tidak dapat bergantung pada satu penjual (Indonesia) tanpa batas, terutama ketika Anda harus mempersiapkan cadangan, "kata pembeli.

tag: #india  #malaysia  #minyak-kelapa-sawit  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...