Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 29 Mei 2015 - 13:01:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Sebelum Kasus Gelar Palsu, Denty Pernah Jadi Tenaga Ahli Fraksi Golkar

481dc9ec65-c7d3-42db-842f-a76d3f550e74_169.jpg
Denti Noviany Sari melaporkan bosnya karena dugaan gelar doktor palsu (Sumber foto : ISTIMEWA)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Eks staf Anggota DPR dari Fraksi Hanura, Frans Agung Mula Putra, Denty Noviany benar-benar bikin heboh. Pasalnya dia adalah orang yang melaporkan mantan bosnya atas kasus gelar doktor palsi ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Sebenarnya sosok Denty merupakan orang lama di DPR. Kepada TeropongSenayan, dia mengaku sudah bekerja sebagai tenaga ahli sejak periode 2009-2014 dengan menjadi tenaga ahli anggota Fraksi Partai Golkar.

"Saya di Partai Golkar, pokoknya periode kemarin saya sudah di Golkar," ujar Denti di gedung DPR, Jakarta, Kamis kemarin (28/5/2015).

Namun saat ditanya perihal nama Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, Denty enggan membeberkan lebih lanjut, ia langsung menutup pembicaraan dengan TeropongSenayan dengan menuju mobil pribadinya Toyota Avanza yang berwarna putih. (ai)

tag: #gelar palsu  #DPR  #Dirjen Dikti  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

AS Protes TKDN Indonesia, Eddy Soeparno: Industri Nasional Harus Tetap Diperkuat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 06 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua MPR RI Fraksi PAN Eddy Soeparno angkat bicara kembali mengenai tarif dagang Amerika Serikat terhadap Indonesia, yang salah satunya disebabkan protes pemerintah ...
Berita

Bank DKI Lakukan Pemeliharaan Sistem, Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pemeliharaan sistem yang dilakukan Bank DKI saat ini turut mendapatkan atensi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, ...