Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 06 Jun 2015 - 13:25:27 WIB
Bagikan Berita ini :

Agar Independen, Seharusnya BOPI Dipilih Seperti KPK

66ridwan hisjam.jpg
Ridwan Hisjam (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mekanisme pemilihan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) seharusnya seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tetap independen. Demikian ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ridwan Hisjam, Sabtu (6/6/2015).

"Jadi seharusnya BOPI itu tidak di bawah Menpora, dia harus independen. Bahwa Menpora yang memproses, iya. Contoh, KPK. Ada pansel. Pansel yang buat itu adalah menpora. Setelah itu diproses oleh pansel, ada beberapa orang. Baru kemudian ditentukan siapa yang memilih. Seharusnya UU itu mengarahkan BOPI ke DPR," paparnya.

Menurut Ridwan, UU sistem keolahragaan nasional tahun 2005 menyebutkan olahraga yang profesional memang harus ada badan yang mengurusi secara profesional. Namun, dalam UU tersebut tidak disebutkan BOPI sebagai badan pengurus.

Nama BOPI sendiri muncul pada PP Nomor 16. “Saat itu zaman SBY. Mungkin ada kepentingan karena melihat sepak bola yang tidak berprestasi. Di situlah muncul nama BOPI. Menurut saya tidak sesuai pembentukannya, karena dia tidak mandiri dan independen," jelasnya. (mnx)

tag: #BOPI  #PSSI  #DPR  #Ridwan Hasjim  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...