Berita
Oleh Ariful Hakim pada hari Senin, 15 Feb 2021 - 09:54:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Kasus Rasisme, Guru Besar USU Dipanggil Polisi

tscom_news_photo_1613357677.jpg
Natalius Pigai (Sumber foto : Istimewa)

SUMUT(TEROPONGSENAYAN)-- Kepolisian Daerah Sumatera Utara menjadwalkan pemeriksaan terhadap guru besar Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Yusuf Leonard Henuk yang dilaporkan ke polisi terkait dugaan kasus rasismepada Senin (15/2/21) hari ini. Yusuf terjerat kasus tersebut lantaran menyandingkan foto monyet sedang berkaca dengan foto aktivis HAM Natalius Pigai di media sosial.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi yang dikonfirmasi wartawan, Ahad (14/1/21), membenarkan terkait pemanggilan tersebut. Ia mengatakan,pemanggilan itu untuk meminta keterangan sebagai saksi terlapor dan saksi pelapor.

"Karena ada laporan dan yang melaporkan itu belum dapat kuasa dari korban Natalius Pigai," katanya.

Sementara itu pengacara Yusuf, Rinto Maha, mengatakan kliennya akan diperiksa pukul 10.00 WIB, sesuai dengan nomor surat permintaan keterangan K/459/II/2021/Ditreskimsus. Rinto juga mengatakan bahwa klienya akan menghadiri pemanggilan itu.

"Ya namanya dipanggil harus datanglah memberikan keterangan," ujarnya.

tag: #rasisme-papua  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...