Berita
Oleh untung ss pada hari Senin, 08 Jun 2015 - 14:37:47 WIB
Bagikan Berita ini :

Status Tersangka Dahlan Bisa Seret Jokowi

23faisal assegaf.jpg
Faisal Assegaf (Sumber foto : Eko Hilman)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Dirut PLN Dahlan Iskan hingga jadi tersangka, bisa menyerempet bahkan menyeret Presiden Joko Widodo. Karena Dahlan sempat berada di Tim Jokowi saat pemilihan presiden 2014 lalu.

"Saya menduga saat Dahlan Iskan masuk tim Jokowi ada deal-deal tertentu, dan ini bukan tidak mungkin jadi ancaman bagi Jokowi," kata Ketua Progress 98, Faisal Assegaf, Senin (08/06/2015).

Dahlan Iskan telah ditetapkan menjadi tersangka setelah menjalani dua kali pemeriksaan di Kajati DKI Jakarta. Dahlan diduga terkait dugaan korupsi dalam kasus pengadaan gerdu listrik di sejumlah wilayah Indonesia.

Faisal yakin, saat jadi tim Jokowi ada deal tertentu antara Dahlan dan Jokowi. Apalagi bekas Menteri BUMN itu terkenal pragmatis. "Saya kira orang sekelas Dahlan tidak mungkin memberi dukungan sekadar ikut-ikutan seperti simpatisan," tambahnya.

Karenanya, status tersangka Dahlan akan melebar ke mana-mana. "Dahlan ini termasuk orang yang punya pengaruh, dan saat jadi tim Jokowi dia masih di BUMN. Pernyataan bahwa dia siap bertanggung jawab itu juga seperti tantangan terbuka," tambahnya.(ss)

tag: #seret jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Eksklusif: 14 Poin Draf MoU Iran-AS Bocor, Babak Baru Geopolitik Timur Tengah?

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Sabtu, 13 Jun 2026
TEHERAN, TEROPONGSENAYAN.COM– Sebuah babak baru dalam konfrontasi panjang antara Iran dan Amerika Serikat tampaknya mulai menemui titik terang. Sebuah sumber yang dekat dengan tim negosiasi ...
Berita

Ketua Komisi XII DPR Akan Cek Pasokan Listrik PLN Untuk Data Center

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Komisi XII DPR, Bambang Patijaya, mengaku akan mengecek dan mendalami soal regulasi terkait kapasitas listrik dan air yang dipakai data center di Indonesia. Bambang ...