Oleh Rihad pada hari Selasa, 10 Agu 2021 - 17:05:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Gempa di Indonesia Sedang Bergeser dari Barat ke Timur, Apa Artinya?

tscom_news_photo_1628589904.jpg
Ilustrasi gempa (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pada periode 6 hingga 9 Agustus 2021, BMKG mencatat aktivitas gempa bumi tektonik terjadi sangat signifikan di sekitar busur Jawa. Kekuatan gempa itu berkisar 4,8 magnitudo hingga 5,3 magnitudo.

Gempa Selat Sunda (M5,3) pada 6 Agustus 2021 pukul 18.08.17 WIB dirasakan maksimum IV MMI. Gempa Selatan Jawa Barat (M4,1) pada 8 Agustus 2021 pukul 17.30.23 WIB dirasakan maksimum III . Selatan Jawa Barat (M4,1) pada 8 Agustus 2021 pukul 20.07.15 WIB maksimum III MMI. Sedangkan gempa Selatan Jawa Tengah (4,8) pada 9 Agustus 2021 pukul 21.36.01 WIB maksimum III MMI.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, memberikan penjelasan. Menurutnya, ada beberapa poin yang harus dicermati terkait meningkatnya aktivitas gema di busur Jawa.

Daryono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/8) memastikan seluruh gempa signifikan ini berpusat di Samudra Hindia dengan sumber gempa di antaranya di zona sumber gempa megathrust, Benioff dan sesar aktif di dasar laut dalam Lempeng Eurasia.

Daryono mengatakan, hasil monitoring gempa oleh BMKG selama 20 hari terakhir di wilayah Indonesia, tampak klaster zona aktif gempa ada di Barat Aceh, Mentawai, Lampung, Selat Sunda, seluruh wilayah Selatan Jawa, Lombok, Sumba, Sulawesi Tengah, Laut Maluku, Seram, dan Papua Barat bagian Utara.

Ancaman Tsunami

Gempa bumi yang terjadi di laut selama bulan Juli 2021 sangat tinggi intensitasnya. Untuk itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan masyarakat agar lebih waspada atas potensi terjadinya tsunami di laut selatan Jawa Barat.

Menurut Kepala Stasiun Geofisika Klas I Bandung Teguh Rahayu, kejadian gempa bumi di Jawa Barat tercatat sebanyak 49 gempa bumi. Besaran magnitudo bervariasi antara 1.4 sampai 4.0 yang mayoritas terjadi di lautan.

“Secara lokasi pusat kejadian gempa bumi lebih dari separuhnya terjadi di laut atau sekitar 55% dari keseluruhan gempa bumi yang terjadi. Sehingga wilayah pantai selatan Jawa Barat berpotensi terjadinya tsunami yang diakibatkan oleh gempa bumi,” kata dia, Senin (9/8/2021).

tag: #gempa-bumi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
IDUL FITRI 2024
advertisement
IDUL FITRI 2024 MOHAMAD HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2024 ABDUL WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2024 AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI 2024 ADIES KADIR
advertisement
Lainnya
Berita

Produksi Minyak Nasional Terus Turun, Komisi VII DPR Minta Evaluasi menyeluruh SKK Migas

Oleh Fath
pada hari Sabtu, 20 Apr 2024
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-- Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtarudin menilai kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto kinerjanya tidak ...
Berita

Ini Alasan Pembubaran PT NDK Menutup Kepentingan Pihak Lain

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Nusantara Dua Kawan atau yang disingkat NDK resmi bubar. Pembubaran perusahaan ini sebelumnya sempat ramai di demo oleh sekelompok orang dengan tuduhan dugaan NDK ...