Bisnis
Oleh Wiranto pada hari Selasa, 12 Okt 2021 - 21:06:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Inilah 10 Usaha Yang Tetap Eksis Di Masa Pandemi

tscom_news_photo_1634047591.jpg
Kuliner Indonesia (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta mendata 10 komoditas, produk, dan jenis usaha, yang potensial tetap bertumbuh di tengah pandemi COVID-19, karena mendukung kebutuhan pokok masyarakat

"Sebanyak 10 jenis usaha ini kami lihat akan terus tumbuh ke depan," kata Wakil Ketua Umum Kadin DKI Jakarta Bidang Koperasi dan UMKM, Ahmad Sarbini, dalam diskusi media di Jakarta, Selasa.

Sarbini menjelaskan, 10 komoditas, produk, dan jenis usaha, itu merupakan hasil penelitian bersama dengan beberapa instansi, salah satunya Bank Indonesia.

Adapun sepuluh komoditas, produk, dan jenis usaha, yang potensial tumbuh itu, lanjut dia, adalah warung makan, restoran, aneka kue, toko kelontong.

Kemudian, industri tempe, jasa pemrograman komputer, sewa menyewa peralatan, rumah makan padang, toko sembako, dan peoduk fesyen.

Pria yang akrab disapa Abi itu memberikan rekomendasi, untuk mendukung pengembangan UMKM di antaranya pembangunan basis data untuk mengetahui sebaran usaha mikro kecil secara spasial untuk pengawasan dan pembinaan berkelanjutan.

Selain itu, menjaga ketahanan pangan, digitalisasi UMKM, peningkatan daya saing UMKM, dukungan pembiayaan dan didukung penjaminan dari Jamkrida serta pengembangan produk unggulan ekspor UMKM.

"Pengembangan UMKM digital ini tantangan ke depan, begitu juga pembiayaan yang merupakan masalah klasik yang perlu mendapat perhatian," ucapnya.

tag: #covid-19  #bisnis  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...