Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Minggu, 28 Jun 2015 - 15:07:49 WIB
Bagikan Berita ini :

PDIP: Menteri Bidang Ekonomi tak Mampu Terjemahkan Visi-Misi Jokowi

49jokowi1.jpg
Jokowi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Sekretaris Jenderal PDIP, Ahmad Basarah mengatakan bahwa saat ini menteri di bidang perekonomian belum bisa menerjemahkan visi misi Presiden Joko Widodo dalam melakukan pembangunan.

Pasalnya, ekonomi Indonesia tahun ini sangat buruk dan lamban lantaran berada di bawah 5 persen perkembangannya. Maka dari itu tidak salah kalau Jokowi melakukan reshuffle dalam waktu dekat ini.

"Kami menilai cita-cita pembangunan nasional belum mampu diterjemahkan oleh para menteri Pak Jokowi, dan ini yang terburuk," kata Basarah di DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2015).

Lebih lanjut Basarah mengaku kalau pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Jokowi terkait nama-nama calon menteri yang bakal masuk dalam kabinetnya. Hanya saja ia enggan berkomentar nama-nama tersebut apakah berasal dari internal PDIP atau di luar KIH.

"Siapa calon kabinetnya nanti, pastinya akan dibahas dengan Ibu Megawati dan itu tidak untuk konsumsi publik," ungkapnya. (iy)

tag: #Kabinet kerja jokowi  #menteri jokowi  #reshuffle kabinet  #pdip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...