Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Selasa, 30 Jun 2015 - 14:17:30 WIB
Bagikan Berita ini :

Polemik Penghinaan Presiden Bisa Picu Ketidakpercayaan Antar Menteri

70arsul sani.JPG
Arsul Sani (Sumber foto : Indra Kusuma)


JAKARTA (TEROPONGSENYAN) - Polemik rekaman pembicaraan menteri yang menghina Presiden Joko Widodo harus segera di hentikan. Kalau berlarut-larut dikhawatirkan akan memicu ketidakpercayaan antar pembantu Presiden.

"Saya kira harus di klarifikasi, yang namanya menghina itu seperti apa. Supaya tidak ada isu baru di publik, sebaiknya pak Mendagri harus mengklarifikasi. Sebab jika tidak di klarifikasi nanti antar menteri bisa saling tuding," ujar anggota Komisi III Arsul Sani di Ggedung DPR RI, Jakarta (30/06/2015).

Meski demikian, Arsul tidak mau berkomentar soal perlu tidaknya sanksi kepada menteri yang menghina Jokowi itu. Semua terserah presiden karena itu pembantunya. "Kita tunggu saja evaluasi Pak Jokowi, siapa yang mau di reshuffle," jelasnya.

‎Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan ada menteri yang menghina Presiden Joko Widodo. Hinaan itu, kata dia, dilontarkan usai rapat di Istana Negara beberapa waktu lalu.

"Ada menteri yang menghina Presiden. Pembantu Presiden malah menghina," kata Tjahjo di Jalan Denpasar Raya, Minggu, 28 Juni 2015.(ss)

tag: #penghinaan presiden  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...