Oleh Fath pada hari Minggu, 12 Jul 2026 - 17:24:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Resmi Diterapkan, DPR Minta Sosialisasi Soal Manfaat dan Dampak B50 Dilakukan Masif

tscom_news_photo_1783851858.jpg
Gedung Wakil Rakyat (MPR, DPR, DPD RI) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syafruddin, berharap adanya langkah-langkah sosialisasi masif dan terukur agar masyarakat luas memahami manfaat dari penerapan biodiesel 50 persen atau B50.

Harapan itu disampaikan Syafruddin usai peluncuran mandatori biodiesel 50 persen (B50) pada 9 Juli 2026 di Rest Area Km 57 Tol Trans-Jawa, Karawang. Langkah berani ini mencatatkan sejarah baru karena menjadikan Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan standar biodiesel B50 secara wajib.

“Wajib ada langkah-langkah sosialisasi yang masif dan terukur agar masyarakat luas memahami manfaat dan dampak-dampak jika terdapat masalah-masalah terjadi atas penggunaan B50,” jelas Syafruddin, Minggu, 12 Juli 2026.


Syafruddin menegaskan, pentingnya sosialisasi masif dan terukur usai penerapan biodiesel 50 persen atau B50 dilakukan lantaran banyak pihak tidak dilibatkan dalam uji lapangan. Sehingga, kata dia, perlu sosialisasi serius dan sungguh-sungguh.


“Semoga dengan diresmikanya prnggunaan B50 benar-benar menjawab krbutuhan masyarakat terhadap BBM solar dan mengurangi bahkan memutus rantai impor khusus BBM bio solar,” imbuh dia.

Tak hanya itu, Nurhadi mendesak, pemerintah turut dapat memastikan bahwa kualitas BBM biodiesel 50 persen atau B50 usai resmi diterapkan. Selara itu, lanjut dia, harus memastikan bahwa keberadaan biodiesel 50 tidak mempercepat kerusakan terhadap mesin.

“Pemerintah juga harus memastikan bahwa kualitas BBM B50 terjamin dan tidak mempercepat kerusakan terhadap mesin diesel,” pungkasnya.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement